| 4 comments ]

belajarbahasainggris

Hey…blow out adalah idiom yang saya tujukan spesial untuk para pemadam kebakaran. Hmmm, udah tahu ya apa artinya blow out? Ya…tentunya adalah memadamkan.

“The fire brigade can blow out the fire quickly.”


Selengkapnya...

| 5 comments ]

Hey sobat! Belajar lagi yuu…walau sebenarnya aku yakin sobat sudah tahu mengenai pembahasan because dan because of yang satu ini. Tapi ingin rasanya aku mempelajari ini bareng sobat. Ya…mungkin juga masih ada dari kalian yang belum tahu akan pembahasan ini. Oleh karena itu, belajar sama aku…

Because selalu diikuti dengan subject + verb ataupun there + verb + subject. Sedangkan because of diikuti dengan noun (phrase), dan tak boleh diikuti dengan verb.

Gimana, udah tahu kan perbedaan antara keduanya…mari lihat contoh dalam penggunaannya.
My younger brother was cried because the cat had scratched him.
He smiled up because of the news.

Selengkapnya...

| 5 comments ]


Untuk merayakan ulang tahunnya yang ke 20, kangguru mengadakan beberapa perlombaan bagi para anggotanya juga sekolah-sekolah yang tertarik mengikutinya. Salah satu perlombaan yang diadakan adalah mendesign meding. Penggunaan bahasa Inggris merupakan syarat mutlak yang harus dilaksanakan oleh setiap team. Masing-masing team hares beranggotakan 6–12 orang dengan satu pembimbing.

Mengetahuinya aku menyampaikan informasi ini kepada sahabat kangguru di Charming Learners Club, tampaknya mereka pun antusias untuk mengikuti lomba tersebut. Beberapa kali kami berkumpul membicarakan hal tersebut, dan sebagai penghujung, kami mengambil tema “Teens” dalam mading kami, di dalamnya ada berbagai macam informasi tentang remaja.

Karena batas waktu pengiriman mading (dalam bentuk foto) adalah hingga tanggal 12 Juni 2009, CLC’s stars segera membuat konsep mading yang kami usung. Dan dengan modal kurang dari Rp 20.000 kami dapat menyelesaikan mading tersebut karena kami menggunakan bahan yang dapat menekan pengeluaran, hehehehe…

Walau demikian, CLC’s stars selalu berharap bisa menjadi winner…hahahaha!! Semangat…


Selengkapnya...

| 0 comments ]


Allo…allo…ini ada orang yang pengen beramal, kalo pemerintah membantu orang-orang dengan BLT, aku pengen berguna dengan ngasi kalian ini, hehehe.... Idioms yang satu ini berarti penakut.

“My friends call me yellow livered because I don’t wanna go to ghost island.”

Selengkapnya...

| 6 comments ]

Hmmm…penggabungan antara kedua bentuk kalimat itu adalah dengan menggunakan if.


Future Past Perfect Tense + if + Past Perfect Tense


Contoh sebagai pelengkap agar sobat lebih memahami penggabungan dalam bab ini…

“I should have been here if I had not done my homework.”

Selengkapnya...

| 2 comments ]

belajarbahasainggris

Hey sobat, ne ada idioms baru buat kalian. A bad egg berarti orang jahat, jadi ini buat kalian yang merasa kurang baik, hehehe…just kidding! Langsung saja yaa…

“Yesterday, my uncle (police) caught a bad egg when he had a holiday.”
Selengkapnya...

| 6 comments ]


Seperti yang sobat ketahui, kita bisa menggabungkan bentuk-bentuk kalimat dengan kata hubung. Seperti yang satu ini, future past tense dapat digabungkan dengan simple past tense dengan kata hubung if.

Dengan ketentuan, bentuk waktu future past tense berada di depan kata hubung if, dan kemudian diikuti dengan simple past tense. Lihat ne…

Future Past Tense + if + Simple Past Tense

Sebagai pelengkap, baca contohnya juga nee…
I should be rich if I worked hard.
Selengkapnya...

| 2 comments ]

Pada bentuk waktu yang satu ini, sobat dapat menyatakan suatu perbuatan yang berlangsung di masa lampau, tapi karena berbenturan dengan lain hal maka perbuatan tersebut tak jadi dilaksanakan. Oleh karena itu, bentuk kalimat ini tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus disertai dengan peristiwa lain.

Kalimat positif

Subyek + should/would + be + present participle

Contoh: “He would be writing letter if he had not any homework.”


Kalimat negatif

Subyek + should/would + not + be + present participle

Contoh: “She would not be listening to the music when the lesson began.”

Kalimat interrogatif

Should/would + subyek + be + present participal?

Contoh: “Should I be doing my homework if I had to join the English club?”

Selengkapnya...

| 3 comments ]

Hey…hey…hey…, kita mulai mempelajari bab satu ini ya! hmm…did you know, bentuk waktu yang satu ini digunakan ketika sobat ingin menyatakan suatu perbuatan yang akan terselesaikan (telah selesai) di masa lampau. Secara seingkatnya, kalimat ini bisa juga disebut sebagai kalimat pengandaian di masa lampau.

Seperti beberapa bentuk waktu, future past perfect tense memiliki dua bentuk yaitu kalimat verbal dan nominal. Ya…untuk memudahkan sobat dalam mempelajarinya, kita bahas kalimat verbal dulu ya…


Pola kalimat positive

Subyek + should/would + have + verb3

Ayo perhatikan contoh di bawah…
“Our club would have done our work if the entire club member had come.”

Pola kalimat negative

Subyek + should/would + not + have + verb3

Hmmm, contohnya!
“I should not have won the compettition if I have not practiced hard.”

Pola kalimat interrogative

Should/would + subyek + have + verb3?

Contoh sebagai pelengkap…
“Would you have helped me if I had asked you?”

Selengkapnya...

| 1 comments ]

Setelah membahas kalimat verbal dan nominal dalam future past tense, dalam pertemuan ini kita akan membahas penggunaan to be going to dalam future past tense. Seperti yang sobat ketahui, future past merupakan bentuk lampau sehingga to be yang digunakan dalam hal ini juga menggunakan to be bentuk lampau.

Langsung aja ke pokok permasalahannya…


Pola kalimat positif

Subyek + was/were + going to + verb1

Contohnya nee…
I was going to play football, but it was raining.

Pola kalimat negatif

Subyek + was/were + not + going to + verb1

Ayo lihat contohnya…
You were not going to read newspaper yesterday.

Pola kalimat interrogatif

Was/were + subyek + going to + verb1?

Contoh: Was she going to go shopping just now?

Selengkapnya...

| 4 comments ]


Hey…aku yakin, sobat uda pernah tahu apa yang dimaksud dengan interjections, karena kata ini sudah sering digunakan. Biasanya, interjection kita gunakan ketika emosi kita sedang tinggi.

Hmmm…sudah ada pandangan kata-kata yang termasuk interjections?? Apa hayo…ku bantu deh, perhatikan contoh di bawah:

Oh! I’m sorry to hear that.”
Huh! He gave me a dirty look.”
Wow! What a beautiful dress you wear.”

Sudah tahu kan…eith, interjections itu bukan keseluruhan kalimatnya lho…tapi hanya bagian depannya itu!

Selengkapnya...

| 2 comments ]


Pada pertemuan yang lalu, kita telah membahas kalimat verbal dalam future past tense. Mari kita lanjutin membahas future past tense dalam kalimat nominal.

Pola kalimat positif

Subyek + would/should + be + non verb

Example: We should be at home.


Pola kalimat negatif

Subyek + would/should + not + be + non verb

Hmmm…mari ku beri contoh:
You would not be smart if you didn’t study hard.


Pola kalimat interrogatif

Should/would + subyek + be + non verb?

Contohnya nee…
Would they be here soon?

Selengkapnya...

| 4 comments ]

Untuk menyatakan bentuk waktu akan datang di masa lampau merupakan fungsi dari future past tense. Bentuk kalimatnya pun hampir sama dengan future tense, hanya saja will dan shall diganti ke bentuk lampau (kedua), yaitu would dan should.

Ada tiga jenis kalimat ini, yaitu kalimat verbal, nominal, dan kalimat yang menggunakan to be going to. Pertama kita bahas kalimat verbal.


Pola kalimat positif:

Subyek + would/should + verb1

Contoh: He would go to the zoo yesterday, but his father got an accident.

Pola kalimat negatif

Subyek + would/should + not + verb1

Perhatikan baik-baik!
I should not come to her house.

Pola kalimat tanya
Sobat bisa menggunakan pola kalimat ini untuk menyatakan sebuah permintaan (request) kepada seseorang yang terkesan halus dan sopan, yaitu dengan menggunakan would you…

Should/would + subyek + verb1?

Contoh: Would you take me to the hospital?

Selengkapnya...

| 2 comments ]

Apa sobat pernah berkata ‘clean up your act’? idioms ini digunakan ketika sobat ingin meminta seseorang untuk berhenti melakukan sesuatu.

“Rudi is sweeping the floor while Mr. Joe came. Mr. Joe said, “Clean up your act, we are going to start the lesson.”

Selengkapnya...

| 3 comments ]

Hmmm…ketemu lagi ne, sebenere q agak sibuk nee harus menjalani ujian semester genap. But aku pengen ngasi idioms ini buat sobat. Langsung aja yaah…

Apakah sobat pernah keluar dari kota kelahiran? Hmm, ketika melakukan hal itu sobat harus dapat beradaptasi di lingkungan baru sobat selama berada di tempat itu, dengan kata lain mau tak mau sobat harus berprilaku sesuai dengan masyarakat lokal. Ya…kalau dalam bahasa Inggris kita bisa menggunakan idioms “when in Rome do as the romans do.” Tak kasih contoh ne…

“In Aussie karaoke is not as popular as in Indonesia. If Steve, an Australian went to karaoke with Indonesian friends in Jakarta he might be shy about singing and say, “back home we would never sing in front of other people.” Pak Wayan would say, “Come on, give it a try! When in Rome do as the Romans do!”


Selengkapnya...

| 3 comments ]

Dalam kalimat pengandaian, biasanya kita menggunakan kata if. Tapi sebenarnya kita bisa menghilangkan kata tersebut dengan sedikit perubahan bentuk kalimat tentunya. Dengan melihat perubahan pola kalimat di bawah, anda akan mengetahui dimana perbedaannya.

If + subyek + to be/modals + verb

Bentuk kalimat yang tertera di atas merupakan pola kalimat ketika kita menggunakan if dalam kalimat tersebut. Coba bandingkan bentuk kalimat yang satu ini…

To be/modals + subyek + verb

Dari transformasi yang ditunjukkan, terlihat jelas perbedaan antara keduanya. Coba perhatikan juga contoh kalimatnya…

If anyone should call, please take a message.

Kalimat tersebut sama halnya dengan…

Should anyone call, please take a message.

Selengkapnya...