
Beberapa pertemuan yang lalu, kita telah mempelajari masalah demonstrative adjective. Nah…sekarang kita lanjutin dengan mempelajari bentuk adjective yang lain, yaitu quantitative adjective. Bedanya dengan demonstrative adjective, quantitative adjective digunakan untuk menunjukkan jumlah akan sesuatu.
Sebenarnya ada banyak jenis, tapi kali ini kita akan mempelajari beberapa saja. Mari kita mulai…
Plenty of
Adjective yang pertama ini berarti banyak. Sobat bisa menggunakan plenty of baik untuk benda dapat dihitung ataupun tak dapat dihitung. Namun pada umumnya digunakan dalam kalimat positif.
Contoh: I’ve plenty of friends in English club.
A great deal of
Memiliki arti dan fungsi yang sama dengan plenty of. A great deal of juga digunakan dalam kalimat positif, namun hanya digunakan ketika menyatakan uncountable noun.
Contoh: There is a great deal of water in my swimming pool.
A great many
Nah…ini kebalikan dari a great deal of, quantitative adjective yang ini digunakan bersama dengan countable noun. Hanya itu sih, yang lain sama. Berarti banyak dan digunakan dalam kalimat positif.
Contoh: There are a great many books in my library.
Sudah dulu ya…pertemuan selanjutnya kita lanjutkan dengan membahas quantitative adjective yang berarti sedikit yaa…see you!
Selengkapnya...
Dalam arti seperti ini, would dan used to memiliki arti yang sama dan dapat digunakan untuk menyatakan hal tersebut. Yang perlu diperhatikan, walaupun hal tersebut dilakukan dimasa lampau, tapi sobat harus menggunakan verb pertama. Mari perhatikan contoh di bawah ini…
When I was a child, my mother would take me to the market once a week.
When I was a child, my mother used to take me to the market once a week.
Gimana…dari contoh di atas sobat tahu bahwa would dan used to dapat digunakan untuk menyatakan hal yang sama.
Walaupun kedua verb tersebut memiliki arti yang sama, tapi memiliki perbedaan dalam bentuk kalimatnya. Wish dapat diikuti dengan semua tenses, sedangkan hope tak bisa diikuti oleh kata kerja (verb) atau kata kerja bantu (auxilary) present tense.
Kalau dalam artinya, penggunaan hope menunjukkan hal yang tak mungkin atau akan tak terjadi, sedangkan penggunaan wish menunjukkan hal yang benar-benar tak terjadi.
Contoh dalam penggunaan nee…
I hope that you will come to my party.
I wish that you could come to my party.
Penggunaan in need of pada permasalahan ini merupakan ganti dari penggunaan need sebagai verb. Dan dalam penggunaannya, harus didahului dengan to be.
Contoh: He is in need of food.
Because selalu diikuti dengan subject + verb ataupun there + verb + subject. Sedangkan because of diikuti dengan noun (phrase), dan tak boleh diikuti dengan verb.
Gimana, udah tahu kan perbedaan antara keduanya…mari lihat contoh dalam penggunaannya.
My younger brother was cried because the cat had scratched him.
He smiled up because of the news.
Hmmm…sudah ada pandangan kata-kata yang termasuk interjections?? Apa hayo…ku bantu deh, perhatikan contoh di bawah:
“Oh! I’m sorry to hear that.”
“Huh! He gave me a dirty look.”
“Wow! What a beautiful dress you wear.”
Sudah tahu kan…eith, interjections itu bukan keseluruhan kalimatnya lho…tapi hanya bagian depannya itu!
Bentuk kalimat yang tertera di atas merupakan pola kalimat ketika kita menggunakan if dalam kalimat tersebut. Coba bandingkan bentuk kalimat yang satu ini…
Dari transformasi yang ditunjukkan, terlihat jelas perbedaan antara keduanya. Coba perhatikan juga contoh kalimatnya…
If anyone should call, please take a message.
Kalimat tersebut sama halnya dengan…
Should anyone call, please take a message.

Kedua kata tersebut memiliki arti yang sama, yaitu sedikit. Tapi untuk penggunaannya dalam bahasa Inggris, kedua kata tersebut digunakan untuk jenis yang berbeda. Few digunakan untuk menunjukkan kata benda yang dapat dihitung (countable noun), sedangkan little digunakan untuk menunjukkan kata benda yang tak dapat dihitung (uncountable noun).
Lalu yang perlu dipertanyakan, untuk pola kalimat positif dan negatif apa bentuknya sama…ya atau tidak…saya beri bocoran ya, ada sedikit perubahan dalam pola kalimat yang berbeda.
Dalam kalimat positif bentuknya menjadi a few dan a little, sedangkan dalam pola kalimat negatif bentuknya menjadi few dan little. Paham…
Perhatikan yang ini…
I’ve got a few friends on this conference.
I’ve got a little money from my family.
Few people visited me in hospital
He had little money.
Dari contoh di atas, sudah dapat memahami pembelajaran yang satu ini kan…good luck!

Perlu diketahui, penggunaan have got to biasa digunakan secara informal sedangkan penggunaan have to digunakan secara lebih luas yaitu untuk formal dan informal.
Coba dalam bentuk kalimat ya…
1.I must go now. I’ve a class in ten minutes.
2.I have to go now. I’ve a class in ten minutes.
3.I have got to go now. I’ve a class in ten minutes.
Begitu simpel kan…
Dalam penulisan bahasa Inggris kita sering menemukan preposisi in, on, dan at. Pada awalnya anda mungkin berpikiran proposisi tersebut untuk menunjukkan tempat suatu benda, seperti buku berada di atas meja (the book is on the table) atau yang lain.
Hal di atas memanglah benar, tapi dalam bab ini kita akan belajar bagaimana penggunaan in, on, dan at dalam menunjukkan alamat dan bulan serta waktu.
1. In…On…At…untuk menunjukkan alamat
Apa yang anda katakan jika ada seseorang menanyakan rumah anda? Memakai yang mana ya…??Yang harus anda ingat, ketiga preposisi itu memiliki kategori penunjukan alamat yang berbeda-beda.
~ Preposisi IN digunakan untuk menunjukkan nama tempat tertentu dan tanpa menyebutkan nama jalan dan nomornya.
Contoh: I live in Genteng.
~ Preposisi ON digunakan untuk menunjukkan nama jalan tanpa menambah nomornya
Contoh: He lives on jl. Gajah Mada.
~ Preposisi AT digunakan untuk menunjukkan alamat dengan nama jalan beserta nomornya.
Contoh: She lives at jl. Gajah Mada no. 4 Genteng
2. In…On… untuk menunjukkan waktu (bulan dan tanggal)
~ Preposisi IN dalam hal ini digunakan untuk menunjukkan nama bulannya saja, tanpa tanggal dan tahun.
Contoh: We’ll go to Bali in January.
~ Preposisi ON digunakan untuk menunjukkan waktu secara lengkap. Minimal menunjukkan nama bulan dan tanggal atau bulan dan tahun.
Contoh: I was born on November, 20th 1992.
Selengkapnya...
Kedua penggabungan kata ini memiliki arti yang sama dalam bahasa Inggris. Yang perlu anda perhatikan hanya gabungannya, jangan sampai tertukar antara masing-masing pasangannya.
Formula: S + like-s/es + V-ing + O + better than + O
S + prefer-s/es + V-ing + O + to + O
Gimana…sudah ada gambaran tentang ini…Langsung saja pada contoh penggunaan dalam kalimat.
- Various often eats vegetables. He soldom eats meat.
- Various likes eating vegetables better than meat.
- Various prefers eating vegetables to meat.
Don’t worry to try this excample…
- My sister drinks milk every morning. She never drinks coffee.
-………………………………………………………………
-………………………………………………………………
Selengkapnya...
Dalam bahasa Indonesia, eliptical sentence seperti kalimat majemuk di mana kata yang sama diwakilkan dengan satu kata saja. hal ini bertujuan untuk menghindari adanya pengulangan kata dan membuat kalimat tersebut menjadi lebih sederhana. Eliptical sentence dibagi menjadi dua jenis:
so…dan …too untuk kalimat positif
neither…dan …not either untuk kalimat negatif.
Perhatikan dengan seksama…
so dan too
Martien is an active boy. Jojo is an active boy.
Jika kalimat tersebut digabungkan dengan kedua kata tersebut, maka akan terbentuk kalimat seperti berikut:
Martien is an active boy and so is Jojo.
Martien is an active boy and Jojo is too.
neither dan not either
Rio didn’t do his work yesterday. Deny didn’t do his homework yesterday.
Jika kalimat tersebut digabungkan dengan kedua kata tersebut, maka akan terbentuk kalimat seperti berikut:
Rio didn’t do his homework yesterday, and neither did Deny.
Rio didn’t do his homework yesterday, and Deny didn’t either.
Mudah kan…yang perlu anda perhatikan hanya auxilary-nya, ya…disesuaikan dengan waktu.
Try this one…
My parents have seen a movie. Santi has seen a movie.
Ira won’t go to the beach. Ali won’t go to the beach.
Selengkapnya...
Sebelum mempelajarinya, ketahui dulu pengertiannya ya…singkatnya, demonstrative adjective adalah kata sifat yang digunakan untuk menunjukkan sesuatu. Sebagai contoh this, that, those, these, other, the other, any other, dan another. Sekarang kita akan mempelajari other, the other, another dan any other.
Banyak orang memiliki masalah dalam penggunaan keempat kata tersebut, mereka bingung kapan kita harus menggunakan kata other, kapan saat menggunakan the other, another ataupun any other. Apa anda juga salah satu dari mereka??? Jika kita lihat keempat kata tersebut memiliki arti yang sama, yaitu yang lain. Jadi sudah siap untuk mengikuti pembelajaran pertama???
1. Other
Kata other digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang belum jelas, dalam arti benda yang dimaksud belum diketahui. Selain itu, kata other hanya digunakan untuk menunjukkan benda jamak, tahu kan benda jamak?? Ya benar…benda yang lebih dari satu.
Perhatikan contoh di bawah dengan seksama ya…
“She has read other books.” Kalimat di samping menunjukkan bahwa dia telah membaca buku yang lain. Dan kata buku disamping menunjukkan kata jamak (lihat kata books pada contoh). Sudah tahu kan alasan mengapa disebut kata jamak…
2. Another
Sama halnya dengan other, benda yang dimaksud dalam kata ini juga belum jelas. Tapi bedanya, kata ini digunakan ketika kita menunjukkan benda tunggal.
Lihat lagi contoh di bawah…
“Another singer will sing here.” Dari kalimat di samping, kita belum mengetahui, siapa penyanyi yang dimaksud.
3. The Other
Kata ini memiliki kesamaan dengan kata another, yaitu sama-sama menunjukkan benda tunggal. Yang berbeda, jika kita menggunakan kata the other berarti benda yang dimaksudkan sudah jelas. Contoh nee…
“That bag is mine and the other is yours.”
4. Any Other
Kata ini biasa kita gunakan dalam kalimat negatif. Namun benda yang ditunjukpun belum jelas. Contoh ya…
“He doesn’t borrow any other book.” Kita bisa menunjukkan kata tunggal ataupun jamak dengan any other.
Hayo…sudah paham bener??? Coba tes ya…isi bagian yang kosong!
1. Police will catch.........robber.
2. The man beside my grandmother is my uncle and.......man is his friend.
3. We’ll go to........places.
4. Yesterday Rudi bought many dresses, so today he doesn’t buy.......dresses.
5. Some students are in the yard and.....is in the classroom.
Bagaimana…mudah bukan???
Selengkapnya...


