Showing posts with label Tenses. Show all posts
Showing posts with label Tenses. Show all posts
| 6 comments ]

Hmmm…penggabungan antara kedua bentuk kalimat itu adalah dengan menggunakan if.


Future Past Perfect Tense + if + Past Perfect Tense


Contoh sebagai pelengkap agar sobat lebih memahami penggabungan dalam bab ini…

“I should have been here if I had not done my homework.”

Selengkapnya...

| 6 comments ]


Seperti yang sobat ketahui, kita bisa menggabungkan bentuk-bentuk kalimat dengan kata hubung. Seperti yang satu ini, future past tense dapat digabungkan dengan simple past tense dengan kata hubung if.

Dengan ketentuan, bentuk waktu future past tense berada di depan kata hubung if, dan kemudian diikuti dengan simple past tense. Lihat ne…

Future Past Tense + if + Simple Past Tense

Sebagai pelengkap, baca contohnya juga nee…
I should be rich if I worked hard.
Selengkapnya...

| 1 comments ]

Pada bentuk waktu yang satu ini, sobat dapat menyatakan suatu perbuatan yang berlangsung di masa lampau, tapi karena berbenturan dengan lain hal maka perbuatan tersebut tak jadi dilaksanakan. Oleh karena itu, bentuk kalimat ini tidak dapat berdiri sendiri melainkan harus disertai dengan peristiwa lain.

Kalimat positif

Subyek + should/would + be + present participle

Contoh: “He would be writing letter if he had not any homework.”


Kalimat negatif

Subyek + should/would + not + be + present participle

Contoh: “She would not be listening to the music when the lesson began.”

Kalimat interrogatif

Should/would + subyek + be + present participal?

Contoh: “Should I be doing my homework if I had to join the English club?”

Selengkapnya...

| 3 comments ]

Hey…hey…hey…, kita mulai mempelajari bab satu ini ya! hmm…did you know, bentuk waktu yang satu ini digunakan ketika sobat ingin menyatakan suatu perbuatan yang akan terselesaikan (telah selesai) di masa lampau. Secara seingkatnya, kalimat ini bisa juga disebut sebagai kalimat pengandaian di masa lampau.

Seperti beberapa bentuk waktu, future past perfect tense memiliki dua bentuk yaitu kalimat verbal dan nominal. Ya…untuk memudahkan sobat dalam mempelajarinya, kita bahas kalimat verbal dulu ya…


Pola kalimat positive

Subyek + should/would + have + verb3

Ayo perhatikan contoh di bawah…
“Our club would have done our work if the entire club member had come.”

Pola kalimat negative

Subyek + should/would + not + have + verb3

Hmmm, contohnya!
“I should not have won the compettition if I have not practiced hard.”

Pola kalimat interrogative

Should/would + subyek + have + verb3?

Contoh sebagai pelengkap…
“Would you have helped me if I had asked you?”

Selengkapnya...

| 1 comments ]

Setelah membahas kalimat verbal dan nominal dalam future past tense, dalam pertemuan ini kita akan membahas penggunaan to be going to dalam future past tense. Seperti yang sobat ketahui, future past merupakan bentuk lampau sehingga to be yang digunakan dalam hal ini juga menggunakan to be bentuk lampau.

Langsung aja ke pokok permasalahannya…


Pola kalimat positif

Subyek + was/were + going to + verb1

Contohnya nee…
I was going to play football, but it was raining.

Pola kalimat negatif

Subyek + was/were + not + going to + verb1

Ayo lihat contohnya…
You were not going to read newspaper yesterday.

Pola kalimat interrogatif

Was/were + subyek + going to + verb1?

Contoh: Was she going to go shopping just now?

Selengkapnya...

| 2 comments ]


Pada pertemuan yang lalu, kita telah membahas kalimat verbal dalam future past tense. Mari kita lanjutin membahas future past tense dalam kalimat nominal.

Pola kalimat positif

Subyek + would/should + be + non verb

Example: We should be at home.


Pola kalimat negatif

Subyek + would/should + not + be + non verb

Hmmm…mari ku beri contoh:
You would not be smart if you didn’t study hard.


Pola kalimat interrogatif

Should/would + subyek + be + non verb?

Contohnya nee…
Would they be here soon?

Selengkapnya...

| 4 comments ]

Untuk menyatakan bentuk waktu akan datang di masa lampau merupakan fungsi dari future past tense. Bentuk kalimatnya pun hampir sama dengan future tense, hanya saja will dan shall diganti ke bentuk lampau (kedua), yaitu would dan should.

Ada tiga jenis kalimat ini, yaitu kalimat verbal, nominal, dan kalimat yang menggunakan to be going to. Pertama kita bahas kalimat verbal.


Pola kalimat positif:

Subyek + would/should + verb1

Contoh: He would go to the zoo yesterday, but his father got an accident.

Pola kalimat negatif

Subyek + would/should + not + verb1

Perhatikan baik-baik!
I should not come to her house.

Pola kalimat tanya
Sobat bisa menggunakan pola kalimat ini untuk menyatakan sebuah permintaan (request) kepada seseorang yang terkesan halus dan sopan, yaitu dengan menggunakan would you…

Should/would + subyek + verb1?

Contoh: Would you take me to the hospital?

Selengkapnya...

| 1 comments ]

Hey gays…belajar lagi ya…biar ga’ nanggung, bab ini kan adalah bagian terakhir dalam Future Tense. Langsung saja, bentuk waktu yang satu ini biasa digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang terjada pada saat akan datang ketika perbuatan lain terjadi.

Menuju ke pola kalimatnya ya…



Kalimat positif

Subyek + shall/will + have been + verb1_ing

Example nya nee…
He’ll have been studying English here for a year by next June.


Kalimat negatif

Subyek + shall/will + not + have been + verb1_ing

Contoh: you won’t have been writing letter for an hour when I come tonight.


Kalimat interrogatif

Shall/will + subyek + have been + verb1_ing?

Contoh: Shall I’ve been reading a magazine when he comes tomorrow?


Hmmm…masih ingat kan bedanya shall dan will? Pada pertemuan sebelumnya kan kita sudah membahasnya…jika ada yang masih bingung, kembali ke pembahasan sebelumnya ya…

Selengkapnya...

| 0 comments ]

Hmmmm…setelah beberapa saat lalu kita mempelajari kalimat verbal dalam future perfect tense, kita lanjutin belajar kalimat nominal yoo…pada kalimat yang satu ini, kita tidak menggunakan kata kerja, ingat ya…tidak ada kata kerja sehingga ada tambahan have been.

Karena fungsi dan waktu penggunaan future perfect tense telah dibahas dalam pertemuan sebelumnya, kita langsung pada pola kalimatnya saja…siapkan dirimu! Hehehe…


Kalimat positif

Subyek + shall/will + have been + non verb

Contohnya ne…
He will have been a dentist next year.


Kalimat negatif

Subyek + shall/will + not + have been + non verb

Lihat contoh…
We shall not have been a member tomorrow.


Kalimat interrogatif

Shall/will + subyek + have been + non verb?

Contoh: Will you have been a teacher next month?

Selengkapnya...

| 1 comments ]

Hey…hey…hey…udah lama ga’ belajar tenses ya…lanjutin yuk!! Dalam future perfect tense, ada dua jenis kalimat yaitu kalimat verbal dan nominal. Terlebih dahulu kita mempelajari kalimat verbal ya…

Eith…tapi udah tahu fungsi dari future perfect tense ga?? Ya…bentuk waktu yang satu ini digunakan untuk menyatakan perbuatan yang telah terselesaikan dimasa yang akan datang. Langsung aja ke pola kalimatnya yooo…udah ga’ sabar kan???



Kalimat positif

Subyek + shall/will + have + verb3

Contohnya ne…
They will have done their exams tomorrow.


Kalimat negatif

Subyek + shall/will + not + have + verb3

Sama sih rumusnya…Cuma tinggal menambah not setelah kata will/shall. Lihat contoh…
He won’t have taught this class next week.


Yang terakhir nee…kalimat interrogatif

Shall/will + subyek + have + verb3?

Contoh: Shall I have written this letter tomorrow?
Selengkapnya...

| 0 comments ]


Bonza…!! Siapkan diri anda untuk segera mempelajari bab ini. Nah…kalimat ini kita gunakan ketika kita akan menyatakan sesuatu dimasa akan datang dan bertepatan sedang dilakukannya perbuatan yang lain. Dengan kata lain, perbuatan yang kedua (sedang terjadi) benar-benar akan dilaksanakan. Sama halnya dengan past continuous tense, pola kalimat ini harus digunakan dengan kalimat lain.

Kalimat positif

Subyek + shall/will + be + verb_ing


Contohnya nee…untuk memperjelas, masih sedikit bingung kan…?!
I shall be taking a bath if you come at 6.30 A.M


Kalimat negatif

Subyek + shall/will + not + be + verb_ing

Lebih memperjelas, perhatikan contoh di bawah ini juga ya…
He won’t be sleeping if his brother ill.


Kalimat interrogatif

Shall+will +subyek + be + verb_ing?

Contoh yang satu ini juga ya…
Shall I studying if you come tonight?

Selengkapnya...

| 1 comments ]

Setelah kemarin kita mempelajari tentang pola kalimat verbal dalam simple future tense begitu juga bentuk lainnya menjadi to be going to, mari kita lanjutkan untuk mempelajari pola kalimat nominal dalam bab ini…are you ready??

Kalimat positif

Subyek + shall/will + be + non verb


Contoh: I shall at home tomorrow.


Kalimat negatif

Subyek + shall/will + not + be + non verb

Contoh: I won’t be a angry.


Kalimat interrogative

Shall/will + subyek + be + non verb?

Contoh: Will you be the leader of this class?


Sekali lagi saya jelaskan, shall dan will digunakan untuk subyek yang berbeda walau sekarang cenderung memakai will untuk semua subyek.

Selengkapnya...

| 4 comments ]

Tidak usah basa-basi, langsung ke materinya…to be + going to biasa digunakan untuk menggantikan will dan shall. Tapi yang perlu diingat, to be + going to hanya digunakan ketika hal tersebut masih sebagai niat, jadi kepastiannya belum tentu. Selain itu to be + going to hanya dapat digunakan pada pola kalimat verbal saja. Rumusnya pun sama, hanya tingga mengganti will dan shall dengan to be + going to. Lihat rumus di bawah ini ya…


Kalimat positif

Subyek + to be + going to + verb1

Oo…jadi gitu doank! Kalo contohnya sih bisa aku…
I’m going to go swimming tomorrow.


Kalimat negatif

Subyek + to be + not + going to + verb1

Aha…yang ini juga bisa!
He is not going to play football.


Kalimat interrogatif

To be + subyek + going to + verb1?

Contohnya donk…
Are you going to Banyuwangi next week?

Selengkapnya...

| 0 comments ]

Hey…hey…hey…! Udah dikasi libur beberapa hari, semangat belajar lagi donk!! Lanjutin belajar tenses dulu ya…kalo ga’ salah pertemuan terakhir kita mempelajari past perfect continuous tense kan?! Gimana, udah mencoba menggunakannya loem??

Langsung saja, bentuk waktu simple future tense ini digunakan ketika kita akan mengatakan perbuatan yang akan dikerjakan, secara simpel menunjukkan masa depan. Untuk pola kalimat verbal rumusnya di bawah ini…



Kalimat positif

Subyek + will/shall + verb1

Did you know, shall digunakan untuk apa? Ya sebenarnya sama saja dengan will, tapi sebenarnya shall itu digunakan ketika subyeknya adalah I dan we, selebihnya menggunakan will. Tapi saat ini, ada kecenderungan untuk menggunakan will untuk semua subyek.

Contoh: I shall write a letter.


Kalimat negatif

Subyek + will/shall + not + verb1

Contoh langsung ya…
They won’t go to Bali next week.


Kalimat interrogatif

Shall/will + subyek + verb1?

Mau contoh donk!!
Will you join our English club?

Selengkapnya...

| 8 comments ]


Haloha...siapkan dirimu untuk melanjutkan pembelajaran selanjutnya. Masih dalam materi past perfect continuous tense, kita akan mempelajari gabungan dalam past perfect continuous tense dengan signal time ya…

Materi yang satu ini sangat simpel, karena hanya ada dua jenis gabungan yaitu when dan after jadi lebih memudahkan anda untuk memahaminya…hehehe!

Perhatikan ini yaa…


Past perfect continuous tense + when + simple past tense

Contoh di bawah ini…
I had been writing a newspaper when my father watched TV


Past perfect continuous tense + after + simple past tense

Contoh dulu ya…
You had been being very busy after you got a job.


Ada tambahan nee…jika kalimat yang dibentuk (dalam past perfect continuous tense) tidak menggunakan kata kerja (non verb), maka sebelum kata yang bukan kata kerja itu disisipkan kata being. Paham kan…

Contoh: He had been being very sad after his father got an accident.

Selengkapnya...

| 1 comments ]


Kembali bertemu dengan saya untuk membahas bab terakhir dalam past tense ya…selamat bagi anda yang telah mengikuti proses pembelajaran sejak awal…hehehe…lagi belajar memberi tutorial yang baik nee…

Langsung saja mulai pembelajarannya ya…seperti halnya pola-pola kalimat yang lain dalam tenses, past perfect continuous tense kita gunakan ketika ingin menyatakan suatu perbuatan yang telah dimulai dan masih berlangsung pada masa lampau. Nah…yang lebih memudahkan lagi, tidak ada kata kalimat verbal dan nominal dalam past perfect continuous tense.


Pola kalimat positif

Subyek + had + been + verb1 + ing

Contoh: He had been writing a story when his father came.


Pola kalimat negatif

Subyek + had + not + been + verb1 + ing

Contoh: I had not been listening to the music when you slept.


Pola kalimat interrogatif

Had + subyek + been + verb1 + ing?

Contoh: had you been singing when Ms. Dyah taught?
Selengkapnya...

| 3 comments ]

Berbeda dengan past continuous tense, time signal yang digunakan dalam past perfect tense adalah when, before, after, dan until. Penggabungannya adalah sebagai berikut…

Sama halnya dengan past continuous tense, jika time signal yang digunakan adalah when maka kalimat kedua merupakan simple past tense. Ga’ percaya…buktikan saja sendiri…

Past Perfect Tense + when + simple pas tense

Example: we had been here when our friend got an accident.


Kalau signal timenya before, pola gabungan yang terbentuk inilho…

Past perfect tense + before + simple past tense

Hahaha…sama ya…jadi lebih mudah untuk memahaminya!! Lihat contoh dulu ah…
I had swept the floor before they came.


Yang ketiga adalah penggunaan time signal after. Tidak jauh beda sih…hanya tingga membalik keduanya saja…

Simple past tense + after + past perfect tense

Example: I found a ring after I had cleaned my home.


Nah…yang terakhir! Jika yang dipakai adalah until maka pola kalimatnya akan sama dengan pola kalimat dengan signal time after.

Simple past tense + until + past perfect tense

Contoh: I was ill until my family taken me to the hospital.


Selengkapnya...

| 0 comments ]


Nah, inilho dimensi kalimat nominal dalam past perfect tense. Silahkan berkeliling dulu ya…

Pola kalimat positif

Subyek + had + been + non verb

Contoh: You had been here when your girl friend got an accident.



Pola kalimat negatif

Subyek + had + not + been + non verb

Lihat contoh ne…
I had not been in the school when the earthquake happened.


Pola kalimat interrogative

Had + subyek + been + non verb?

Contoh: Had he been there when I found a wallet?


Lho…ternyata mudah banget!! Aku bisa nee…tapi kelanjutannya apa ya…


Selengkapnya...

| 0 comments ]


Saatnya menuju ke step selanjutnya dalam tangga tenses…hehehe!!! Tidak Cuma lagu saja lho yang punya tangga, disini membuktikan semuanya kan…

Kembali ketopik ya…memangnya apa topiknya?? Ya past perfect tense lah…yang dapat kita gunakan untuk menegaskan peristiwa yang terjadi lebih dulu. Dengan kata lain, kita menyatakan suatu peristiwa yang telah selesai terjadi.


Untuk kalimat verbal dulu saja…nanti kalau sudah paham menginjak pada kalimat nominal. Seperti bab-bab sebelumnya kan…?! Lalu kalau kedua jenis kalimatnya sudah paham, akan ada penggabungan kalimat juga dengan time signal…kan tak mau kalah dengan past continuous tense. Hehehe…

Langsung saja, pola kalimat verbal positif

Subyek + had +verb3

Simpel banget rumusnya, untuk itu langsung ke contohnya ya…
Police had captured the robber when I rode my car.


Pola kalimat verbal negatif nee…Cuma tinggal menambah not saja setelah had!

Subyek + had + not + verb3

Contoh: The rooster had not cackled before I took a bath.


Hmmm…lanjutin dulu ah…ke pola kalimat interrogatif ya…

Had + subyek + verb3?

Contoh: Had you swept the floor before I came?


Mudah banget…aku siap mempelajari bab selanjutnya!


Selengkapnya...

| 3 comments ]


Seperti yang telah saya janjikan pada pertemuan sebelumnya, kita akan mempelajari hubungan past continuous tense dengan penunjuk waktu yang akan mempengaruhi perbedaan pola kalimatnya.

Ada beberapa penunjuk waktu yang sering digunakan dalam past continuous tense, yaitu when, while, dan as. Untuk mengetahui formulanya secara lebih lanjut, baca lebih lanjut…


Past continuous tense dengan penunjuk waktu when, jika yang digunakan adalah time signal when maka pola gabungan kalimat yang terbentuk adalah sebagai berikut:

Past Continuous Tense + when + Simple Past Tense

Melihat pola kalimat yang terbentuk di atas, sudah jelas kita harus menggunakan verb+ing pada kalimat pertamadan verb2 pada kalimat kedua seperti yang tercantum dalam simple past tense.

Contoh: His sister was writing a letter when he watched TV.


Untuk penunjuk waktu while, ada dua jenis pola penggabungan kalimat. Untuk lebih jelasnya, perhatikan rumus di bawah ini!

Past Continuous Tense + while + Past Continuous Tense

Contoh: Rudi went to school while I was taking a bath.

Simple Past Tense + while + Past Continuous Tense

Contoh: I was listening music while my mother cooking soup.


Kalau as yang kita gunakan, formulanya akan menjadi seperti ini:

Simple Past Tense + as + Past Continuous Tense

Hahaha…sama dengan formula while yang kedua ya…bedanya, pada formula yang satu ini lebih menekankan subyek yang sama.

Contoh: He wrote a letter as he was watching TV.
Selengkapnya...