| 29 comments ]

belajarbahasainggris
Beberapa pertemuan yang lalu, kita telah mempelajari masalah demonstrative adjective. Nah…sekarang kita lanjutin dengan mempelajari bentuk adjective yang lain, yaitu quantitative adjective. Bedanya dengan demonstrative adjective, quantitative adjective digunakan untuk menunjukkan jumlah akan sesuatu.

Sebenarnya ada banyak jenis, tapi kali ini kita akan mempelajari beberapa saja. Mari kita mulai…

Plenty of
Adjective yang pertama ini berarti banyak. Sobat bisa menggunakan plenty of baik untuk benda dapat dihitung ataupun tak dapat dihitung. Namun pada umumnya digunakan dalam kalimat positif.
Contoh: I’ve plenty of friends in English club.

A great deal of
Memiliki arti dan fungsi yang sama dengan plenty of. A great deal of juga digunakan dalam kalimat positif, namun hanya digunakan ketika menyatakan uncountable noun.
Contoh: There is a great deal of water in my swimming pool.

A great many
Nah…ini kebalikan dari a great deal of, quantitative adjective yang ini digunakan bersama dengan countable noun. Hanya itu sih, yang lain sama. Berarti banyak dan digunakan dalam kalimat positif.
Contoh: There are a great many books in my library.

Sudah dulu ya…pertemuan selanjutnya kita lanjutkan dengan membahas quantitative adjective yang berarti sedikit yaa…see you!


Selengkapnya...

| 3 comments ]

belajarbahasainggris

Jika kita perhatikan, dalam idiom ini terdapat kata fire yang berarti api. Seperti yang sobat ketahui, api sangat berbahaya terutama dalam ukuran yang besar. Nah…idiom ini berarti seseorang yang melakukan pekerjaan berbahaya.

“When my father was 35th years old, he lighted a fire because he didn’t have any expertise.”

Selengkapnya...

| 2 comments ]

Belajar lagi yoo…sekarang kita akan mempelajari penggunaan would dan used to dalam arti untuk menunjukkan perbuatan yang dilakukan secara berulang-ulang di masa lampau, ya…bisa juga dikatakan sebagai kebiasaan dimasa lalu.

Dalam arti seperti ini, would dan used to memiliki arti yang sama dan dapat digunakan untuk menyatakan hal tersebut. Yang perlu diperhatikan, walaupun hal tersebut dilakukan dimasa lampau, tapi sobat harus menggunakan verb pertama. Mari perhatikan contoh di bawah ini…

When I was a child, my mother would take me to the market once a week.
When I was a child, my mother used to take me to the market once a week.

Gimana…dari contoh di atas sobat tahu bahwa would dan used to dapat digunakan untuk menyatakan hal yang sama.


Selengkapnya...

| 4 comments ]

belajarbahasainggris

Idiom ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang kurang bertanggung jawab dengan melakukan penipuan kepada berbagai pihak. Mereka rela melakukan cross up untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.

“He is crossing up the girl. He said that he will take her to the city for getting a job, but on the contrary he sells her.”


Selengkapnya...

| 12 comments ]

Walaupun kedua verb tersebut memiliki arti yang sama, tapi memiliki perbedaan dalam bentuk kalimatnya. Wish dapat diikuti dengan semua tenses, sedangkan hope tak bisa diikuti oleh kata kerja (verb) atau kata kerja bantu (auxilary) present tense.


Kalau dalam artinya, penggunaan hope menunjukkan hal yang tak mungkin atau akan tak terjadi, sedangkan penggunaan wish menunjukkan hal yang benar-benar tak terjadi.

Contoh dalam penggunaan nee…
I hope that you will come to my party.
I wish that you could come to my party.

Selengkapnya...